Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Pengaruh Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang di Asia dan Benua Lainnya

Gambar
Perubahan ruang terlihat dari adanya alih fungsi lahan dari hutan menjadi pertanian dan permukiman, serta dari pertanian menjadi permukiman. Di Eropa perubahan tersebut telah berlangsung lama dan meningkat saat revolusi industri. Akibatnya banyak terbentuk kota-kota dan meningkatkan jumlah penduduk yang tinggal di kota. Lahan pertanian (sawah) mengalami alih fungsi lahan menjadi perumahan/pemukiman. Di Asia, perubahan ruang terlihat dari alih fungsi lahan. Sekitar 50 persen  lahan di Asia telah berubah menjadi wilayah pertanian. Banyak daerah di Asia berubah menjadi daerah perkotaan. Perubahan tersebut mendorong terjadinya interaksi antarruang dalam bentuk perpindahan penduduk dari desa ke kota. Pada tahun 2015, sekitar 47 persen penduduk Asia tinggal di daerah perkotaan (WPDS, 2015). Kota-kota di Asia dan benua lainnya menjadi tujuan penduduk dari desadesa di sekitarnya. Perkembangan ekonomi yang cepat di daerah perkotaan membuat banyak peluang kerja dan kesempatan berusaha, sehingga